Sering Memandikan Bayi Bikin Masuk Angin

“Ada asumsi jika sering memandikan bayi dapat membuat masuk angin. Sering memandikan bayi bisa hilangkan kelembapan di kulit bayi. Tetapi, yang kerap membuat bayi masuk angin ialah biarkan bayi pada keadaan basah dalam waktu lama.”

Peristiwa memandikan bayi kemungkinan jadi peristiwa yang paling dinanti-nantikan untuk beberapa orang-tua. Selainnya membahagiakan sebab bisa bermain dengan Sang Kecil, peristiwa itu dapat menjadi saat yang pas untuk ibu untuk memperkuat jalinan dengan bayi.

Karena hal itu, cukup banyak orang-tua yang memandikan bayi menggunakan sabun mandi mereka tiap hari, bahkan 2x dalam satu hari seperti orang dewasa. Tetapi, tahukah ibu, sering memandikan bayi bisa memberikan imbas tidak bagus untuk kesehatannya, lho. Ucapnya, bayi dapat masuk angin jika sering dimandikan. Apakah benar begitu? Cari info jawabnya di sini.

Apakah benar Kerap Memandikan Bayi Buat Masuk Angin?

Kenyataannya, bayi yang baru lahir sampai yang tidak dapat merayap tak perlu dimandikan sering, karena sebetulnya mereka tidak begitu kotor . Maka, ibu dianjurkan tidak untuk memandikan bayi tiap hari. Memandikan bayi cukup 3x satu minggu saja sepanjang tahun awal hidupnya. Tetapi, meskipun begitu, ibu perlu tetap membersihkan muka, leher, tangan, sisi kemaluan, dan bokongnya tiap hari.

Sebetulnya, imbas yang paling bisa dirasa karena memandikan bayi sering ialah kulit bayi bisa menjadi kering dan gampang iritasi. Bayi 2x lebih rawan alami permasalahan kulit, hingga ibu harus waspada menjaga kulitnya. Ini karena kulit bayi lebih tipis dan ringkih dibanding orang dewasa, hingga perlu dirawat dengan benar-benar halus.

Kulit bayi dapat mempernyerap dan hilangkan kelembapan secara cepat, hingga condong gampang kering. Itu penyebabnya, memandikan bayi dengan sabun tiap hari bisa hilangkan kelembapan pada kulitnya. Selainnya persoalan kulit, memandikan bayi sering bisa tingkatkan resikonya terserang masuk angin.

Apa lagi jika ibu memandikannya kelamaan. Biarkan bayi pada keadaan basah dalam waktu lama berikut yang bisa mengakibatkan masuk angin. Ibu dianjurkan untuk selekasnya keringkan badan bayi dengan handuk dengan cermat. Tetapi, tidak boleh menggosoki kulitnya dengan handuk, cukup ditepuk-tepuk saja secara perlahan-lahan.

Panduan Memandikannya Bayi Supaya Tidak Masuk Angin

Supaya bayi tidak kedinginan dan pada akhirnya jadi masuk angin, berikut banyak hal yang penting ibu lihat saat memandikan bayi:

Mandikan bayi tidak boleh lebih dari 10 menit. Selain bayi dapat kedinginan, kelamaan biarkan bayi di di air dapat membuat kulitnya jadi kerutan.
Memandikan bayi seharusnya sama air hangat. Untuk menahan air terlampau panas, selalu check temperatur air dengan tangan saat sebelum memandikan bayi. Susunlah temperatur air mandi ada di sekitaran 38 derajat Celsius. Yakinkan kamar mandi hangat dan nyaman. Ini karena bayi yang basah gampang kedinginan.
Sehabis mandi, selekasnya buntel badan bayi memakai handuk. Seka badan bayi memakai handuk sampai betul-betul kering.
Beri minyak telon dan selekasnya gunakan popok dan baju bayi

Kapan Waktu Terbaik Memandikan Bayi?

Ibu dapat memandikan Sang Kecil kapan saja, pagi atau sore hari. Seharusnya, tentukan waktu saat ibu sedang senggang dan tidak tergesa-gesa. Sebagian orang tua lebih memutuskan untuk memandikan bayinya pada pagi hari, sesudah dia bangun tidur. Bekasnya, orang-tua lebih sukai jadikan mandi bayi sebagai sisi dari ritus saat sebelum tidur untuk membikin badan bayi santai hingga dapat tertidur pulas.

Jika ibu memandikan bayi sesudah menyusui, pikirkan untuk menanti perut bayi sedikit tenang lebih dulu. Seharusnya interval waktu 30-60 menit sesudah menyusui. Ini mempunyai tujuan untuk menahan bayi gumoh saat dimandikan.