Child care atau day care merupakan instansi penitipan anak yang dapat mengambil alih peran orang tua didalam merawat dan mengasuh anak sementara orang tua sedang bekerja atau tidak berada di rumah.

Di day careanak termasuk dapat belajar sehingga lebih independen dan termasuk bersosialisasi lebih baik bersama lingkungan sekitar. Day care termasuk ditunjang bersama layanan dan kegiatan yang menunjang pertumbuhan anak.

Kegiatan di bali childcare termasuk serupa bersama kegiatan sehari-hari anak di rumah, seperti bermain, makan, tidur, dan mandi. Di lebih dari satu day care termasuk ada kegiatan menonton, bernyanyi, dan berolahraga.

Akan tetapi, permainan anak di day care biasanya lebih terarah. Jadi, anak tidak menjadi terbebani dan selamanya menjadi senang dikarenakan bermain sambil belajar.

Anak termasuk dapat belajar toleransi dikarenakan seluruh mainan dan benda di day care digunakan secara bergantian dan bersama-sama.

Apakah Anda sedang memiliki rencana untuk mendirikan day care? Desain interior day care bukan hanya hanya soal warna, motif, dan furnitur yang lucu-lucu saja.

Selain bersama pertolongan berasal dari seorang desainer interior, Anda mesti memahami banyak hal sebelum saat mendesain interior day care. Simak penjelasannya selanjutnya ini.

Day care untuk anak-anak menjadi umur 4 tahun

Harus ada batas visual yang halangi mana area belajar dan mana area bermain. Dengan begini, anak-anak bakal memahami di mana dia boleh dan tidak boleh bermain. Pisahkan rak, karpet, atau perlengkapan yang agak besar apabila akuarium. Setiap area belajar mesti dipisahkan, apabila bersama peletakan benda khas area tersebut.

Susun tiap-tiap ruangan untuk menghambat anak-anak berlarian. Zona seperti lorong dapat sebabkan anak-anak senang berlari jauh.

Area bermain warna, seni, pasir, dan air mesti pakai alas lantai ubin dan memiliki wastafel, sehingga anak-anak mudah bersihkan diri.

Letakkan perkakas sesuai jangkauan penglihatan anak-anak. Perkakas yang dipakai oleh anak-anak seperti mainan di letakkan secara berkelompok didalam kotak, keranjang, atau wadah yang berlabel.

Hindari terdapatnya ruangan yang sebabkan pengawas tidak dapat lihat anak-anak.

Pisahkan mana area permainan yang ramai dan mana area tenang sehingga anak-anak dapat belajar saling menghargai.
Siapkan ruangan yang sunyi dan tenang untuk anak-anak yang sedang ingin menyendiri.

Letakkan seluruh kebutuhan anak-anak di area yang dapat mereka jangkau, menjadi berasal dari celemek (untuk bermain pasir atau cat), tisu, sikat gigi, area sampah, dan sebagainya, untuk melatih kemandirian mereka.

Day care untuk bayi dan anak umur 3 th. ke bawah

Ranjang bayi hendaknya saling berjauhan, tidak boleh hingga bersentuhan, demi alasan kesehatan.

Area bermain para bayi mesti terpisah berasal dari area ranjang bayi sehingga tidak ada bayi yang menggoyang-goyang ranjang. Area bermain ini mesti terlalu mungkin para bayi untuk merangkak dan berkeliling bersama aman.

Utamakan keamanan dan keselamatan. Pastikan tiap-tiap furnitur dan peralatan yang digunakan durable dan lumayan kuat kalau didorong oleh bayi. Ruang kelas mesti berisi benda-benda yang safe untuk bayi.

Semua ruangan mesti dapat terlihat. Gunakan cermin untuk memantau ruangan yang sukar dilihat.

Atur ranjang bayi di ruangan yang jarang ada lalu lalang orang lewat. Perhitungkan pola lalu lintas yang bakal terjadi. Kira-kira di mana saja area yang bakal sering dilalui.

Meja mengganti popok mesti menghadap ke area kelas sehingga penjaga dapat memantau kegiatan balita.

Rancang ruangan yang memberi kesempatan para balita untuk mengeksplorasi kemampuannya, menjadi kebolehan penginderaan, menangkap informasi, hingga kebolehan motorik.

Untuk mendesain day care memang tidak boleh sembarangan. Nah, apakah Anda sudah menjadi pilih desainer interior untuk merancang desain ruangannya? Atau sudah menjadi memiliki rencana bakal dibikin seperti apa interiornya nanti?