Fungsi utama bisnis dengan sistem akuntansi yang berbeda adalah untuk membeli dan menjual. Karena merupakan fungsi utama, perusahaan biasanya memiliki staf unit khusus dalam transaksi jual beli.

Jika bisnis masih relatif kecil, perusahaan biasanya menugaskan salah satu karyawannya dua tugas sekaligus: membeli dan menjual.

Sedangkan jika usahanya sangat besar atau sedang, fungsi departemen pembelian dibedakan dengan fungsi departemen penjualan. Konsultan Pajak

Perbedaan antara pembelian dan penjualan akuntansi

Bagian berikut dari sistem penjualan dan pembelian adalah perbedaan antara karyawan yang mengendalikan operasi akuntansi.

Tugas Bagian Sistem Pembelian

1. Membeli semua kebutuhan perusahaan untuk mendukung dan mendukung kegiatan.

2. Temukan dan analisis pemasok berdasarkan bahan yang dibutuhkan.

3. Nego harga sesuai standar kualitas.

4. Periksa persediaan bahan sesuai tanggal yang ditentukan.

5. Berkoordinasi dengan pemasok mengenai kelengkapan dokumen yang diperlukan.

6. Pastikan barang atau barang yang dibeli sudah sesuai dengan standar kualitas yang berlaku.

7. Koordinasi dengan PPIC (Production Planning Inventory Control) Dan tentang program dan gudang.

8. Membuat laporan tentang pembelian dan pengeluaran.

9. Mengelola pembelian secara sistematis dan terkontrol.

10. Memilih dan menyeleksi pemasok sesuai dengan kriteria perusahaan.

11. Berkolaborasi dengan departemen terkait untuk memastikan kegiatan berjalan lancar

12. Verifikasi pasokan barang melalui metode audit, kontrol stok dan sebagainya.

Tugas Bagian Sistem Penjualan

1. Melakukan penjualan dengan aktif mencari pelanggan atau pelanggan untuk memperoleh pendapatan perusahaan.

2. Melakukan analisis pelanggan untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan.

3. Menjaga hubungan dengan pelanggan untuk menjaga komunikasi yang baik.

4. Mengatur dan mengontrol pekerjaan penjualan sebagai tanda terima atau sebagai aplikasi Tanda terima, pengiriman pesananDan tugas-tugas administrasi lainnya di bidang komando.

5. Mengumpulkan laporan penjualan berdasarkan angka yang diperoleh dan membuat statistik penjualan.

6. Kumpulkan dokumen dan catatan yang diperlukan di departemen penjualan.

7. Memberikan informasi tentang ketersediaan stok, rencana pengiriman.

8. Memantau pelaksanaan pesanan ke pusat sesuai dengan rencana pesanan yang telah disetujui.

9. Ikuti instruksi sampai pesanan terpenuhi.

10. Membuat dan menyampaikan pesanan dan laporan penjualan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Fungsi sistem akuntansi pembelian dan penjualan

Berikut ini merupakan fungsi sistem akuntansi pembelian dan penjualan sebagai berikut: https://proconsult.id/

Fungsi Akuntansi Sistem Pembelian

1. Fungsi gudang: Bertanggung jawab untuk menyediakan kebutuhan pembelian sesuai dengan persediaan yang ada di gudang.

2. Fungsi pembelian: Bertanggung jawab untuk memperoleh informasi harga, menentukan pemasok yang dipilih, dan mengeluarkan faktur.

3. Fungsi tanda terima Bertanggung jawab untuk memeriksa jenis, kualitas dan kualitas barang yang diterima dari pemasok dan penerimaan barang dari transaksi penjualan kembali.

4. Fungsi matematika: Ini bertanggung jawab untuk mencatat biaya persediaan yang dibeli pada kartu penyimpanan. Hal ini juga bertanggung jawab untuk menjaga arus kas yang berfungsi sebagai catatan utang.

Fungsi akuntansi dari sistem penjualan

1. Fungsi keuangan Bertanggung jawab untuk menerima uang tunai dari pembeli atau pelanggan.

2. Fungsi gudang: Merupakan tanggung jawab pelanggan untuk menyediakan barang-barang yang dibutuhkan sebagaimana tercantum dalam salinan tanda terima penjualan yang diterima.

3. Fungsi pengiriman: Bertanggung jawab untuk menyediakan kualitas, kuantitas dan detail barang seperti yang tertera pada invoice.tanda terima) Penjualan.

4. Fungsi matematika: Bertanggung jawab untuk mencatat transaksi penjualan dan penerimaan serta membuat laporan penjualan.