Penyebab Kasus Laptop Tak Mau Nyala

Penyebab Kasus Laptop Tak Mau Nyala

Masalah paling umum yang dihadapi oleh pemilik laptop adalah laptop tidak mau hidup. Tentu saja, ketika itu terjadi, itu adalah masalah yang harus diatasi. Mengapa laptop tidak menyala?

Laptop yang tidak bisa menyala mungkin laptop yang menyala tapi layar mati atau menyala sebentar lalu mati. Atau bisa juga laptopnya hidup dan layarnya juga menyala tapi tidak ada gambarnya. Lagi pula, meskipun Anda menekan tombol daya berulang kali, laptop tidak akan menyala sama sekali. Penyebab laptop tidak mau hidup sangat bervariasi. Paling sering hal ini terjadi karena kerusakan pada komponen internal yang perlu diganti, terutama yang berkaitan dengan catu daya dan baterai laptop.

Permasalahan baterai

Masalah dengan baterai yang mencegah laptop menyala adalah baterai benar-benar habis. Anda dapat memeriksa ini dengan mencolokkan laptop ke adaptor AC. Tunggu beberapa saat hingga baterai terisi. Jika laptop tetap tidak menyala meski baterai sudah terisi, coba lepas baterainya. Nyalakan laptop dengan baterai dilepas. Jika laptop menyala berarti laptop tidak mau hidup karena konektor baterai atau baterai rusak. ️

Permasalahan komponen power

Jika laptop masih tidak mau hidup setelah baterai dilepas, mungkin masalahnya ada pada komponen daya. Periksa apakah adaptor masih OK dan colokan DC pada laptop jika lampu mati. Listrik yang tidak mengalir dengan baik dan membuat laptop tidak bisa menyala biasanya disebabkan oleh colokan listrik yang rusak. Jika stopkontak baik-baik saja, adaptor AC mungkin yang bermasalah. Kerusakan pada komponen kelistrikan dapat disebabkan oleh lonjakan tegangan. Periksa sakelar daya dan sakelar daya.

Permasalahan pada RAM

Kerusakan pada RAM dapat membuat laptop tidak bisa menyala meskipun kipas dalam keadaan menyala dan lampu menyala. Coba lepas RAM, lalu bersihkan konektornya, lalu pasang kembali. Jika ada dua soket RAM di motherboard, pasang RAM di soket yang berbeda dari yang asli. Jika layar laptop tetap kosong, kemungkinan RAM rusak dan Anda perlu menggantinya.

Permasalahan pada adaptor

Catu daya non-cairan memiliki kemungkinan laptop tidak mau hidup. Pastikan stopkontak, inverter, atau stabilizer yang Anda gunakan memiliki daya. Jika tidak ada tegangan yang diukur pada output perangkat, masalahnya adalah pada inverter atau stabilizer.

Solusinya cukup mencolokkan charger ke sumber listrik. Jika pengisi daya dicolokkan ke sumber listrik tetapi lampu tetap tidak menyala, adaptor laptop mungkin rusak. Penanganan adaptor yang ceroboh sering membuat kabel listrik bermasalah atau terputus. Jadi, Anda perlu memeriksa koneksi kabel adaptor. Jika kabel adaptor tidak bermasalah atau dapat mengalirkan arus, periksa komponen adaptor.

Permasalahan pada Prosesor

Ketika prosesor mengalami masalah, sistem tidak akan bekerja dengan baik. Bersihkan debu dari kipas prosesor, saluran pembuangan, dan unit pendingin. Buka prosesor dan periksa keadaan pasta prosesor (isotermal). Jika kondisinya tidak memungkinkan, Anda perlu membersihkan pasta yang masih menempel dan menggantinya dengan yang baru. Kemudian masukkan kembali dengan hati-hati untuk memastikan Anda tidak menekuk atau memotong pin prosesor.

Permasalahan pada mainboards

Jika semua komponen laptop baik-baik saja, termasuk prosesor, komponen daya, pengisi daya, RAM, dan monitor, tetapi laptop tetap tidak mau hidup, kemungkinan besar motherboard yang bermasalah. Masalah motherboard dapat disebabkan oleh korsleting pada komponen motherboard. Cobalah untuk menghapus semua komponen termasuk DVD, kartu WiFi, hard drive dan lain-lain.

Kemudian bersihkan motherboard dari debu. Pasang kembali hard drive, RAM, dan monitor, lalu verifikasi bahwa motherboard berfungsi. Jika laptop menyala, komponen DVD, kartu WLAN, atau komponen lainnya mungkin rusak. Motherboard bermasalah jika motherboard tidak berfungsi atau merespons setelah melepas semua komponen. Cek apakah ada komponen mainboard yang terbakar. Apabila tak ingin repot, langsung saja ganti mainboard.

Pengecekan komponen di dalam laptop terbilang cukup rumit. Akan lebih baik bila Anda mempercayakannya pada ahlinya. Bawalah laptop ke service center agar segera ditangani oleh teknisi komputer. Seperti perangkat elektronik lainnya, laptop biasanya memiliki usia pakai tertentu. Bila sudah melebihi usia pakai standar, laptop lebih berisiko mengalami kerusakan. Apalagi bila digunakan tanpa mempertimbangkan durasi pemakaian maupun kebersihan laptop.

Sumber Artikel Terlengkap : htttps://sapamudik.id/