Sulitnya mengusahakan di sedang merebaknya Covid 19 berdampak pula menurunnya penjualan sepeda motor baik brand Honda maupun Yamaha.

“Penurunan penjualan pengaruh Virus Corona kurang lebih 40 persen. Mungkin ini terhitung dialami sektor usaha lain.

Dengan memberikan pelayanan ekstra agar dapat mempermudah pembelian motor yang bisa melalui telpon/call center atau sales mereka.

“Jadi costumer tinggal menunggu di rumah,” tandasnya.
Selain itu, kata Joel, terhitung memberikan sarana Honda Home Service. “Yang memberikan sarana pelayanan motor segera ke rumah-rumah costumer kita,” tegasnya.

Dia menambahkan, Pelayanan di dealer dan bengkel terhitung sudah menerapkan social distancing, ruang menunggu dan transaksi terhitung sudah dlakukan sop sesuai panduan pemerintah.

Lalu, operasional karyawan terhitung sudah shift-shifan agar selamanya bisa memberikan pelayanan yang terbaik.

Joel terhitung mengungkapkan, untuk sepeda kredit motor honda, masih sama layaknya sebelumĀ  virus Corona, yang primadona tipe sepeda motor matic.

“Matic kami yang disuka layaknya BeAT, Scoopy, Vario, PCX, ADV disusul motor bebek dan sport,” tegasnya.

Terpisah, Wahyu Damanik, Divisi Custumer Comunity Satisfaction (CCS) PT Surya Timur Sakti Jatim, mengakui terdapatnya virus Corona berdampak penurunan di dalam penjualan.

“Dampaknya tentu ada, cuma aku masih belum mempunyai datanya berapa % kuantitas penurunan penjualannya,” paparnya.

Ditambahkan Wahyu, mirip sebelumnya, motor matic selamanya menjadi pilihan penduduk di Kalselteng, khususnya untuk tipe matic premium.

Selain tipe dan fiturnya, motor matic premium menjadi pilihan penduduk untuk saat ini sebab bisa mengakomodir kebutuhan penduduk di dalam sehari-hari, baik sebagai alat transportasi,maupun untuk memenuhi kebutuhan dapat perjalanan jauh dengan keluarga.