KPR BTN Syariah Menjadi Solusi Memiliki Hunian Idaman

Jenis KPR BTN Syariah kini banyak diminati sebagai salah satu cara dalam mendapatkan rumah yang dinginkan. Sistem KPR BTN Syariah tentu mengacu pada Hukum Islam atau Syariah. Selain itu sistem Syariah yang dikembangkan di BTN tidak meminjamkan dan memungut bunga pinjaman atau Riba. Namun begitu, KPR Syariah umumnya memiliki pelaksanaan yang sama dengan KPR Konvensional. Hanya saja beberapa skema sesuai dengan syariah Islam.

Keunggulan KPR Syariah, yaitu berpedoman kepada prinsip syariah, penyaluran dana usaha yang halal dan menguntungkan, menggunakan prinsip akad, keuntungan dihitung berdasarkan sistem bagi hasil. Jumlah angsuran tetap hingga akhir pembayaran dan terjalin hubungan yang baik sebagai mitra usaha.

Selain itu, KPR BTN Syariah memiliki suku bunga kompetitif, serta pengajuannya hanya 10 menit dan langsung terhubung dengan kantor cabang BTN terdekat! Mau tahu apa saja produk KPR BTN Syariah yang bisa Anda dapatkan dengan mudah? Simak selengkapnya di bawah ini.

KPR BTN Syariah Platinum iB

Jenis KPR BTN Syariah yang satu ini hadir sebagai solusi kepemilikan rumah, ruko hingga apartment. Tidak terbatas pada KPR yang pertama kali Anda ajukan, namun bisa hingga ketiga kalinnya. Keunggulan jenis KPR BTN Syariah Platinum iB memberikan proses yang cepat, uang muka ringan dan angsuran tetap selama jangka waktu pembiayaan. Sistem akad “Murabahah”(jual beli) memberikan berbagai manfaat. Tak hanya itu, nasabah juga bisa menentukan limit plafon yang disesuaikan penghasilan alias nilai pembiayaan bebas, kemudian margin yang ditawarkan tentunya kompetitif!

KPR BTN Syariah Platinum iB dilindungi asuransi jiwa dan kebakaran dan ditawarkan dengan jangka waktu hingga 20 tahun. Adapun syarat dan ketentuan KPR BTN Syariah adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau telah menikah, pada saat pembiayaan lunas usia tidak lebih dari 65 tahun, minimum masa kerja atau usaha satu tahun, tidak memiliki pembiayaan bermasalah (IDI BI Clear) dan memiliki NPWP.

KPR BTN Syariah Indent iB

Produk KPR BTN Syariah ini tak berbeda jauh dengan produk sebelumnya. Hanya yang membedakan,fasilitas pembiayaan untuk rumah, ruko, rukan, rusun atau apartemen berdasarkan pesanan melalui akad “istishna” (jual beli berdasarkan pesanan). Keunggulan yang didapatkan pun sama dengan KPR BTN Syariah Platinum iB. Namun pembedanya selama masa pembangunan, nasabah belum diwajibkan membayaran angsuran.

Syarat dan ketentuan KPR BTN Syariah Indent iB adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau telah menikah, pada saat pembiayaan lunas usia tidak lebih dari 65 tahun, minimum masa kerja atau usaha satu tahun, tidak memiliki pembiayaan bermasalah (IDI BI Clear) dan memiliki NPWP.

KPR BTN Syariah Subsidi iB

Dengan kepemilikan rumah bersistem akad “Murabahah”(jual beli), jenis KPR BTN Syariah ini memiliki keunggulan yang berbeda dengan kedua produk sebelumnya yaitu bebas PPN, jaringan kerjasama yang luas dengan developer di seluruh Indonesia dan subsidi bantuan uang muka sebesar 4 juta rupiah khusus rumah tapak. Namun jangan khawatir, angsuran ringan dan tetap sampai dengan lunas serta jangka waktu hingga 20 tahun.

KPR BTN Syariah Subsidi iB membantu Anda yang berpenghasilan rendah, yakni kurang dari 4 juta per bulan untuk rumah tapak dan kurang dari 7 juta untuk rusun. Adapun syarat dan ketentuan lainnya, wajib memiliki e-KTP, pemohon tidak memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah, menyampaikan NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku, serta mengikuti ketentuan kredit perumahan subsidi sesuai ketetapan pemerintah, yaitu hunian yang diajukan tak lebih dari 200 juta.

Persyaratan Dokumen KPR BTN Syariah

Baik KPR BTN Syariah Platinum iB, KPR BTN Syariah Indent iB dan KPR BTN Syariah Subsidi iB, Anda perlu menyiapkan dokumen lengkap sesuai dengan ketentuan. Kelengkapan dokumen dibagi menjadi 3 kelompok yakni karyawan, wiraswasta dan profesional. Ketiga kelompok ini wajib menyediakan formulir pengajuan, fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, Fotokopi Surat Nikah/Cerai, Rekening Koran 3 bulan terakhir dan fotokopi NPWP/SPT PPh 21.

Khusus pegawai wajib menyertakan fotokopi SK Pegawai dan fotokopi Slip Gaji. Sedangkan wiraswasta menyertakan Surat Keterangan Penghasilan, Laporan Keuangan 3 bulan terakhir dan fotokopi Ijin Usaha, SIUP, TDP, APP, serta profesional menyertakan Surat Keterangan Penghasilan dan fotokopi Ijin Praktek. Untuk persyaratan dokumen jaminan, nasabah juga perlu menyertakan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM). Sementara, biaya layanan yang perlu Anda siapkan yaitu administrasi, appraisal, notaries dan SKMHT/APHT.

Cara mendaftar KPR BTN Syariah mudah lho! Siapkan dokumen yang lengkap seperti yang sudah disebutkan di atas, kemudian berkas permohonan akan diproses dan diverifikasi oleh BTN Syariah. Jika permohonan disetujui,  permohon mempersiapkan kecukupan dana di tabungan BTN iB. Pemohon melakukan akad pembiayaan dan mulai proses pencairan.

Ajukan KPR BTN Syariah dengan Mudah dan Praktis

BTN menyediakan pengajuan kredit melalui berbagai platform seperti website www.btnproperti.co.id atau aplikasi BTN Properti Mobile yang bisa diunduh langsung di Play Store dan Apps Store. Jangan ketinggalan juga untuk ikuti perkembangan terbaru KPR BTN Syariah pada akun sosial media resmi yaitu Facebook, Twitter, Youtube dan Instagram. Jadi tunggu apalagi? Segera tentukan produk KPR BTN Syariah yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan langsung ajukan!