Relaksasi pajak hunian mewah lewat pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.03/2019 terasa membawa angin fresh pada pasar properti kelas atas atau punya nilai di atas Rp10 miliar.

Head of Content Lamudi Indonesia Novriyadi menjelaskan bahwa pada periode Juni—Juli 2019, tingkat pencarian tempat tinggal dengan harga di atas Rp10 miliar di kawasan elite mengalami peningkatan sekitar 2%—4% dibandingkan dengan pada periode April—Mei th. ini sama seperti harga rumah pik 2.

“Kebanyakan yang dicari ada di kawasan elite seperti di Menteng, Kemang, dan Pondok Indah, tapi kebetulan untuk wilayah lainnya kami belum lihat. Kami riset tertentu di Jakarta dikarenakan sebagai Ibu Kota yang jadi barometer hunian mewah di Indonesia,” katanya

Adapun, terkandung sejumlah alasan mengapa sebuah kawasan mampu dianggap sebagai kawasan elite antara lain dikarenakan harga tanah di wilayah tersebut yang sebetulnya pada dasarnya tinggi.

Selain itu, terhitung dikarenakan lokasinya yang strategis dekat dengan fasilitas publik seperti pusat pendidikan, pusat perbelanjaan, dan perkantoran.

Selanjutnya, berdasarkan data Lamudi, terasa banyak orang berduit yang tertarik membeli tempat tinggal di ketiga kawasan elite di Jakarta. Pertama, di Pondok Indah. Setiap bulan ada 2.030 orang yang mencari iklan tempat tinggal di Pondok Indah.

Kawasan Pondok Indah sebetulnya udah kondang jadi area favorit bermukimnya para pejabat, ekspatriat, dan artis. Di selama jalur utama Pondok Indah umumnya tempat tinggal berukuran besar.

Berdasarkan harga, umumnya tempat tinggal di Pondok Indah dibanderol dengan harga terasa dari Rp40,90 juta per mtr. persegi. Kedua, Kemang jadi wilayah mencari tempat tinggal mewah yang paling banyak diincar .

Berdasarkan catatan Bisnis, kuantitas pencarian Info penjualan tempat tinggal di Kemang menccapai 840 orang per bulan. Kemang, kata Novriyadi, mampu dikatakan sebagai kawasan elite dikarenakan strategis, dekat dengan begitu banyak ragam fasilitas umum seperti untuk kulineran, mal, dan dekat dengan kawasan perkantoran Jakarta Pusat.

Di Kemang harga hunian terasa di banderol dengan kisaran harga Rp30 juta per mtr. persegi. Adapun, sebagian hunian vertikal di Kemang di jual dengan Rp12 miliar—Rp17 miliar untuk ukuran 300 mtr. persegi dengan 3 kamar tidur dan 3 kamar mandi.

Selanjutnya, wilayah ketiga hunian, yang paling dicari adalah di Menteng. Setiap bulan ada 540 orang yanag mencari tempat tinggal di area itu.

Lantaran berada di Pusat Jakarta, yang dekat dengan beraneka pusat perkantoram, pemerintahan, dan pusat membeli seperti Grand Indonesia dan Plaza Indonesia, harga hunian di area itu dibanderol hampir tiga kali lipat lebih mahal dari di Kemang sekitar Rp88,60 juta per mtr.

persegi. Namun, tak tanggung-tanggung juga, tempat tinggal mewah dijual di area Menteng apalagi ada yang capai Rp56 miliar—Rp72 miliar untuk luas bangunan 600—1.200 mtr. persegi.