Jabatan – Jabatan di Pabrik Kelapa Sawit tentunya sangat beragam dan wajib dipelajari bagi anda yang berniat terjun ke dunia kelapa sawit. Sebab, dengan jabatan – jabatan tersebutlah sebuah usaha pabrik kelapa sawit dapat bergerak.

Pengertian dan Kegunaan Pabrik Kelapa Sawit

Pabrik Kelapa Sawit merupakan sebuah bangunan yang menjadi tempat bergeraknya roda pengolahan kelapa sawit. Berikut ini adalah kegunaan dari pabrik kelapa sawit yang wajib anda ketahui:

  • Sebagai tempat mengolah buah kelapa sawit menjadi minyak kelapa sawit
  • Sebagai kantor bagi setiap jabatan yang ada di pabrik kelapa sawit
  • Sebagai rumah produksi dan distribusi dari minyak kelapa sawit yang telah dihasilkan dari sistem produksi.
  • Sebagai gudang penyimpanan buah kelapa sawit.

Jabatan – Jabatan di Pabrik Kelapa Sawit

Setelah mengetahui pengertian dan kegunaan dari pabrik kelapa sawit, maka selanjutnya adalah informasi dari jabatan – jabatan yang ada di pabrik kelapa sawit:

1. Manajer

Manajer merupakan jabatan tertinggi yang ada di usaha pabrik kelapa sawit. Manajer memiliki tugas dalam merencanakan seluruh kegiatan produksi yang ada di pabrik kelapa sawit tersebut.

2. Asisten Manajer

Asisten adalah jabatan kedua yang memiliki tugas mewakilkan manajer apabila terjadi halangan. Asisten ini juga turut membantu pekerjaan dari manajer kebun meskipun manajer hadir.

3. Supervisor

Supervisor adalah jabatan ketiga yang betugas dalam melakukan pengarahan serta pengawasan di lapangan produksi.

4. Staff Administrasi

Staff administrasi adalah jabatan keempat yang bertugas dalam mengatur segala hal administrasi yang ada di pabrik kelapa sawit tersebut.

5. Staff distributor

Staff distributor adalah staff yang bertugas dalam melakukan distribusi dari hasil ouput produksi atau minyak kelapa sawit.

Jabatan – jabatan lainnya dan secara detail dapat diamati di situs berikut https://www.alwepo.com/

Jabatan – Jabatan di Pabrik Kelapa Sawit merupakan tombak dalam melangsungkan kegiatan usaha di pabrik kelapa sawit. Tanpa jabatan – jabatan tersebut, usaha pabrik kelapa sawit tidak berjalan dan tidak menghasilkan minyak kelapa sawit.