KESEHATAN

Home KESEHATAN

Kapan Bayi Mendapatkan Imunisasi?

0
Kapan Bayi Mendapatkan Imunisasi?

Seperti diketahui bersama bahwa imunitas bayi masih sangatlah rentan. Sehingga untuk menjaga sistem kekebalan tubuh bayi, orangtua sebaiknya memberikan imunisasi secara tepat. Imunisasi dilakukan untuk membuat seseorang kebal terhadap penyakit. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk mengetahui jadwal imunisasi bayi agar si kecil bisa mendapatkan perlindungan maksimal.

Jadwal imunisasi pada bayi yang harus dijalankan ini merupakan serangkaian dari imunisasi dasar dan tak bisa ditinggalkan. Pasalnya, jenis vaksin yang diberikan juga merupakan vaksin utama untuk melawan beberapa penyakit yang kerap kali menyerang bayi. Imunisasi dasar ini diberikan secara gratis di pusat pelayanan kesehatan atau posyandu sehingga bisa dimanfaatkan oleh para orangtua.

Jadwal Pemberian Imunisasi Wajib Bagi Bayi

Imunisasi wajib harus dilakukan sesuai dengan jadwal imunisasi bayi. Pasalnya, kelewatan salah satu saja akan menyebabkan proses imunisasi tak lengkap. Alhasil kekebalan yang didapat juga tak lengkap, berikut jadwal imunisasi yang harus dijalankan pada bayi.

1.     Bayi Berusia Kurang Dari 24 Jam

Jadwal imunisasi pertama pada bayi adalah pada saat kurang dari 24 jam. Jadwal ini dilakukan dengan menyuntikkan vaksin untuk penyakit hepatitis B. Berdasarkan aturan, vaksin ini harus diberikan dalam kurang dari 12 jam setelah lahir dengan vitamin K disuntikkan 30 menit sebelum vaksin tersebut.

2.     Bayi Usia 1 Bulan

Setelah menginjak usia 1 bulan, bayi akan diberikan vaksin BCG dan polio 1. Vaksin BCG tak bisa diberikan lebih dari 1 bulan, karena harus dilakukan uji tuberkulin terlebih dahulu. Sedangkan untuk vaksin polio bisa diberikan saat bayi dipulangkan dari fasilitas kesehatan.

3.     Bayi Usia 2 Bulan

Jadwal imunisasi bayi pada usia 2 bulan yaitu pemberian vaksin DPT-HB-Hib 1, Rotavirus, dan polio 2. Pemberian vaksin ini merupakan jenis vaksin kombinasi yang bisa diberikan dengan vaksin lain. Pemberian ini juga harus berjalan sesuai jadwal karena dapat berpengaruh pada pemberian vaksin usia berikutnya.

4.     Bayi Usia 3 Bulan

Pemberian vaksin usia 3 bulan pada bayi ini diberikan untuk vaksin DPT-HB-Hib 2 dan polio 3. Pemberiannya dilakukan untuk melengkapi pemberian vaksin sebelumnya. Sehingga didapatkan tingkat kekebalan lebih optimal dalam jangka waktu lama.

5.     Bayi Usia 4 Bulan

Jadwal imunisasi untuk bayi usia 4 bulan yaitu untuk DPT-HB-Hib 3, polio suntik, Polio 4, dan juga Rotavirus. Tujuan pemberiannya adalah untuk melengkapi pembentukan antibodi terhadap penyakit polio yang telah diberikan pada vaksinasi sebelumnya.

6.     Bayi Usia 9 Bulan

Pada saat usia 9 bulan, bayi harus diberikan dengan vaksin campak atau MR. vaksin campak dan MR ini juga memiliki hubungan penting. Jika sudah diberikan pada usia 9 bulan, maka vaksin campak tak perlu lagi diberikan pada saat usia 18 bulan.

Pemberian imunisasi wajib dilakukan sesuai jadwal dan harus menjadi info tambahan seputar kehamilan. Pasalnya, jika terlewat salah satu saja maka dapat mengganggu imunisasi berikutnya. Sehingga harus disesuaikan dengan jadwal yang ada agar bisa mendapatkan manfaat imunisasi secara optimal.

Tips Merawat Lingkungan Bersih dan Sehat

0
merawat lingkunga

Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan menjadi tanggung jawab setiap manusia dibumi, dari anak usia dini sampai manula. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apapun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.

Sebagai warga negara yang baik, masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Beberapa upaya yang dapat dilakukan masyarakat dengan pelestarian lingkungan hidup dengan contoh sederhana melakukan sikap kepedulian terhadap pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri.

Beberapa tips sederhana yang mudah dan wajib dilakukan setiap hari untuk menjadi contoh pribadi yang peduli terhadap lingkungan sekitar :

1. Membiasakan membuang sampah pada tempatnya

Terkadang kita sangat tidak sadar akan bahayanya akibat membuang sampah sembarangan padahal kita tau apa akibat jika membiarkan sampah berserakan di lingkungan kita, terutama jika membuang sampah ke saluran yang dapat mengakibatkan pencemaran air dan terjadinya banjir. Kita juga harus wajib mengetahui tentang fungsi yang sebenernya menggunakan tempat sampah pilah 

2. Tidak merusak tumbuhan di lingkungan sekitar

Jika kita merusak tanaman/tumbuhan sekitar itu sama saja bahwa kita telah menyumbat/mengganggu pensuplai oksigen bagi makhluk hidup. Seharusnya hal yang harus kita lakukan adalah merawat tumbuhan atau akan lebih bagus jika kita yang menanam tumbuhan itu sendiri

3. Melakukan Reboisasi

Untuk mencegah terjadinya erosi tanah dan untuk meslestarikan kesuburan tanah yang bisa dijadikan sebagai lahan pertanian maka kita harus menanamkan pengertian dan manfaat reboisasi pada anak usia dini yang bertujuan untuk menyadarkan anak sejak dini agar selalu mengingat betapa pentingnya menanam pohon dan merawat pohon dengan baik.

4. Menerapkan sistem 3R

Menerapkan sistem 3R ini bertujuan agar kita bisa mengurangi tumpukan sampah organik yang berserakan disekitar kita dan membantu pengelolaan sampah secara dini dan cepat

5. Mengurangi asap polutan

Untuk mencegah Pencemaran udara yang merupakan salah satu bagian dari kerusakan lingkungan yang dapat menyebabkan menurunnya kualitas udara karena masuknya unsur-unsur berbahaya ke dalam udara atau atmosfer bumi.