buah pemicu batuk

Tidak dipungkiri mengonsumsi buah saat sakit memang sangat disarankan. Kandungan nutrisi dari buah memenuhi kebutuhan tubuh sekaligus membantu penyembuhan. Termasuk bila Anda sakit batuk. Namun menurut deherba.com, sejumlah buah berikut dapat menjadi pemicu batuk dan sebaiknya Anda hindari ketika sedang mengalami batuk.

Apa Saja Buah Pemicu Batuk Tersebut?

Buah buahan berikut merupakan kategori buah dengan kandungan unsur unsur yang ditengarai dapat menyebabkan masalah batuk semakin buruk. Buah pemicu batuk ini mengandung komposisi senyawa yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan masalah pada peradangan. Dapat memicu rasa gatal dan kering di tenggorokan. Juga mendorong terjadinya produksi lendir berlebihan.

Adapun jenis jenis buah yang masuk kategori dapat memicu batuk tersebut antara lain.

Buah dengan kandungan gula tinggi

Buah dengan rasa manis berlebihan seperti nangka, manggis, rambutan dan kelengkeng biasanya dapat memicu batuk. Ini karena gula yang tinggi akan menimbulkan reaksi pembentukan alkohol. Sehingga getah atau air dari buah mengandung alkohol alami yang ternyata bisa memberi efek gatal dan rasa tenggorokan kering. Selain gula itu sendiri bisa memicu peradangan.

Kadang beberapa kalangan awam beranggapan getah dari buah  yang menyebabkan gatal. Tetapi sebenarnya kandungan gula di dalamnya justru yang menjadikannya buah pemicu batuk.

Buah dengan rasa masam yang kuat

Makanan yang mengandung kadar asam tinggi, baik karena jenisnya atau karena masih belum matang benar juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita batuk. Kebanyakan jenis buah terasa asam karena asam sitrat yang dapat memicu produksi lendir dan menyebabkan efek tenggorokan gatal.

Seperti pada buah nanas, Anda disarankan mengonsumsi nanas saat batuk, karena kandungan bromelainnya baik untuk mengatasi batuk. Tetapi pastikan memilih nanas yang sudah matang, karena ketika belum matang benar, nanas malah memicu rasa gatal di tenggorokan.

Makanan asam juga ditengarai dapat meningkatkan produksi asam lambung. Pada orang tertentu ini memicu naiknya gas asam lambung menuju tenggorokan dan meningkatkan potensi peradangan.

Buah dengan kandungan histamin tinggi

Beberapa jenis buah mengandung unsur histamin. Ini adalah sejenis senyawa protein yang ketika masuk ke dalam tubuh mungkin untuk memicu reaksi alergi. Pada penderita batuk, reaksi alergi ini dapat menyebabkan rasa gatal di tenggorokan, efek kering dan peradangan hingga mendorong produksi lendir berlebihan.

Sejumlah buah yang terbukti memiliki kadar histamin tinggi antara lain alpukat, pisang dan strawberry. Meski sebenarnya tidak semua orang menunjukan reaksi alergi karena buah buahan ini, tetapi sebaiknya di saat batuk hindari dulu asupan buah buahan tersebut.

Apa Saja Buah Yang Baik Untuk Batuk?

Sementara terdapat buah pemicu batuk yang sebaiknya Anda hindari saat Anda terserang penyakit batuk. Adapula jenis buah yang terbukti sangat baik membantu meredakan batuk. Membantu meringankan gejala gatal dan mencairkan dahak sehingga memudahkan dahak untuk dikeluarkan.

Sejumlah buah dengan kadar air tinggi seperti semangka, pepaya, blewah, buah naga dan melon diketahui baik untuk meredakan gejala batuk. Kadar air di dalamnya akan membantu meringankan gejala tenggorokan kering. Komposisi senyawa di dalamnya bersifat astringent sehingga tenggorokan terasa lebih lega dan dingin.

Anda juga disarankan mengonsumsi buah dengan kandungan antioksidan tinggi seperti buah anggur, mangga, berry, jamblang, delima dan masih banyak lagi. Karena ini membantu mengatasi peradangan, mendorong imunitas tubuh untuk melawan virus atau bakteri penyebab batuk.

Buah nanas yang sudah matang juga disarankan untuk dikonsumsi pengidap batuk. Sebelumnya disebutkan nanas bisa berbahaya untuk pengidap batuk ketika dikonsumsi saat muda. Namun saat matang sempurna kandungan bromolein di dalamnya sangat baik meringankan batuk. Nanas adalah contoh buah pemicu batuk yang juga dapat bekerja membantu meringankan batuk.