Setiap tahun Google mengluarkan pembaruan terhadap algoritmanya. Bahkan beberapa belakangan tahun ini, Google melakukan perubahan besar dalam beberapa algoritmanya, seperti algoritma Google Hummingbird.

Tepatnya di ulang tahun Google yang ke-15, Google mengumumkan algoritma pencarian terbaru yang dikenal dengan algoritma Google Hummingbird. Ini merupakan strategi baru untuk mengelola pencarian yang lebih kompleks. Namun, tahukah kamu apa itu algoritma?

Definisi Algoritma

Istilah Algoritma merupakan sebuah rancangan prosedur perhitungan yang dilakukan langkah demi langkah dalam mengoptimasi. Algoritma ini dibuat untuk memudahkan Google melakukan pengecekan semua halaman web.

Algoritma Google bekerja untuk mengelola data setiap halaman situs website atau blog. Ia akan memproses link, nama domain, onpage, konten, popularitas dan lain sebagainya. Dan algoritma lah yang akan memberi peringkat ke setiap halaman dalam sebuah pencarian.

Algoritma Google terbaru yang saat ini sudah kita kenal yaitu Google Panda, Google Penguin, Google Caffeine dan lain sebagainya. Namun di artikel kali ini kita akan membahas tentang algoritma Google Hummingbird.

Sebagai seorang blogger, pemilik website, atau penyedia jasa SEO tentu kamu sudah mengenal dunia SEO dan belajar bagaimana mengoptimasi website dengan optimal. Namun, ada beberapa hal lagi yang harus kamu ketahui, salah satunya mengenai pembaruan algoritma Google.

Kata sebagian besar pakar SEO, algoritma Google memiliki pengaruh cukup besar bagi cara kerja SEO? Google merilis pembaruan terhadap algoritmanya hampir setiap hari untuk menentukan ranking pada hasil pencarian.

Bahkan Google mengupdate algoritmanya rata-rata sekali atau beberapa kali dalam sehari. Hal ini bertujuan menjaga kualitas hasil pencarian serta menunjukkan hasil yang paling bermanfaat bagi serach engine.

Nah, di artikel kali ini kami akan membahas secara singkat pembaruan algoritma Google berskala besar, yakni algoritma Google Hummingbird. Kamu wajib baca artikel ini sampai akhir ya! Yuk kita mulai dari definisi algoritma Google Hummingbird.

Apa itu Algoritma Google Hummingbrid?

Google Hummingbrid merupakan algoritma Google terbaru yang dikembangkan oleh Google dengan tujuan mencari website yang mengedepankan kecepatan dan ketepatan. Hummingbird memungkinkan Google merefresh kembali indeks dan search engine buatan mereka.

Diluncurkan pada tanggal 27 September 2013 silam atau bertepatan degan ulang tahun Google yang ke 15, Google Hummingbrid membawa perubahan besar. Perubahan algoritma Google ini memiliki pengaruh dalam hal pencarian pada Google hingga 90 %.

Algoritma satu ini juga ditujukan untuk penggunaan perangkat mobile dalam pencarian. Hummingbrid akan membuat faktor responsive design menjadi sangat penting daripada sebelumnya.

Oleh karenanya, sangat penting untuk memastikan halaman webmu responsif untuk semua ukuran layar gadget. Selain menambahkan pentingnya halaman web yang friendly, Hummingbrid pun turut memperkenalkan sebuah konsep pencarian yang kontekstual.

Jadi, dapa disimpulkan bahwa saat ini Google tidak hanya menampilkan hasil pencarian berdasarkat keyword yang dimasukkan saja, namun juga yang berhubungan dengannya.  Namun, tak hanya itu saja !

Google pun juga menyimpan beragam elemen penting dari algoritma pencarian versi lama. Jadi, algoritma Google Hummingbird ini mencakup keseluruhan fungsi kekuatan elemen penting dari algoritma terdahulunya.

Google mulai menggunakan algoritma ini mulai tanggal 30 Agustus 3013  silam. Dan sebagai algoritma yang membawa perubahan terbesar, Hummingbrid diklaim bisa berinteraksi dengan user secara lebih bersahabat.

Apa Dampak Hummingbrid pada Sebuah Situs Web dan Blog ?

Ternyata, Hummingbrid akan memberi dampak pada sebuah web atau blog yang dirasakan tidak secara langsung. Hal ini karena bukan pembaruan yang ditujukan untuk memangkas web atau blog spam secara masal seperti Algoritma Google Penguin.

Hummingbrid ini adalah pembaruan yang lebih  mengarah kepada upgrade (perbaikan), yaitu dari merubah kata menjadi kalimat. Jadi, jika websitemu terlalu banyak mengincar atau mengandung kata kunci, kecil kemungkinan web tersebut akan bertengger di page one.

Kenapa? Karena seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa Google merubah algoritmanya dari yang awal mulanya “kata” menjadi “kalimat”. Ya, sebagian besar orang menganggap hal ini memang sedikit agak menakutkan dan membingungkan. Namun, faktanya tidak begitu !

Selama kamu menerapkan teknik White Hat pada optimasi website dan tidak melanggar aturan yang ditetapkan oleh Google, maka selama itu pula algoritma Google tidak akan memberi dampak buruk pada laman webmu.

Namun yang perlu diingat adalah, kamu harus memahami serta mengikuti maksud dan tujuan setiap update algoritma Google, tak terkecuali Hummingbrid ini. Mengapa ini penting? Tujuannya tak lain adalah supaya web atau blogmu menjadi referensi utama dari pencarian.

Fitur dan Cara Kerja Hummingbrid

Tahukah kamu bahwa Google menyajikan fitur Algoritma Google Hummingbrid yang sangat kompleks dan mengejutkan ? Fitur spesial yang dibuat oleh Google ini membuat pengguna bisa berkomunikasi langsung dengan search engine milik Google.

Ini artinya, Google akan mengindeks sebuah fokus kata kunci sekaligus menerapkan long tail keyword. Pembaruan ini membuat sistem search engine Google dapat memahami seluruh kata yang dimaksud pengguna dalam mesin pencari, tidak hanya memahami kata demi kata.

Dengan demikian, para pengguna internet atau user yang kurang memperhatikan penerapan long tail keyword akan mendapat sedikit kesulitan atau masalah dengan pencarian dalam algoritma Google Hummingbrid ini.

Peluncuran algoritma terbaru ini bertujuan untuk meminimalisir web atau blog dengan konten yang terindikasi kata kunci stuffing dan konten-konten kualitas rendahan. Dan hebatnya, Hummingbrid memiliki kemampuan untuk membuat hasil pencarian yang lebih baik daripada sebelumnya.

Cara Kerja Algoritma Google Hummingbird

Untuk cara kerjanya, Hummigbrid terbilang sangat sederhana. Ia akan memastikan pengguna lebih mudah mendapat informasi yang diinginkan walaupun mereka tidak mengetikkan keyword yang sama persis.

Sebenarnya, hal ini didasari oleh metode semantik laten, yakni yang merupakan pemrosesan bahasa alami dengan kemiripan istilah seperti sinonim. Misalnya, keyword dari “benar” , “betul” dan “tidak salah”.

Kata kunci ketiga diatas memiliki penulisan berbeda namun memiliki makna yang mirip. Semacam inilah fungsi dari Google Hummingbrid untuk search engine Google.

Hummingbrid akan membantu Google dalam menafsirkan keyword penelusuran sehingga memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pengguna internet.

Dan hasil pencarian dengan Google Hummingbrid ini memungkinkan untuk memunculkan  sebuah situs yang berada di ranking terbaik walaupun tidak mengadung kosakata yang dicari oleh user.

Situs web dengan istilah-istilah yang mirip dari keyword yang dimasukkan ke search engine, mungkin saja akan lebih baik rankingnya jika dibandingkan dengan yang mengandung kosakata yang mirip dengan keyword.

Nah, dengan cara kerja seperti inilah, Google Hummingbrid seoalah berbahaya bagi situs kualitas rendah dengan penggunaan banyak keyword. Hal ini semata-mata karena Hummingbird tidak lagi memerdulikan keyword dan lebih fokus pada kualitas situs web.

Pengguna bisa menuliskan keyword dengan bercakap seperti layakanya bahasa manusia di kotak mesin pencari Google. Dan Google akan menjawabnya sesuai dengan pertanyaan yang diajukan penelusur.

Jadi kesimpulannya, semakin spesifik konten webmu dan membuat banyak orang mencari informasi spesifik tersebut ke laman webmu. Otomatis, sitsu webmu akan sangat disukai oleh algoritma Google Hummingbird!